Booming Media Sosial Facebook, Booming Reuni
Ini semua gara-gara Facebook. Hebat betul media sosial yang satu ini
mempengaruhi bahkan mengubah hidup manusia. Bayangkan saja, teman sekolah, teman sepermainan waktu kecil, mantan kekasih,
mantan teman satu kantor, sanak saudara, yang sudah puluhan tahun tak berjumpa,
yang kita pikir sudah hilang ditelan bumi, tiba-tiba dalam hitungan minggu atau
bulan saja, sudah ditemukan, bahkan
sudah bisa kontak lagi. Ini benar-benar sebuah keajaiban dunia maya !
DAFTAR ISI RUMAH KEFIR SURABAYA
Bahaya Penyakit Virus Kencing Tikus dan Virus Kawazaki
Selain
demam berdarah dengue (DBD), masyarakat diserukan mewaspadai penyakit
leptospirosis, yang di Jakarta penularannya melalui air kencing tikus. Selama 1
Februari - 9 Maret 2004, telah dirawat 13 orang penderita leptospirosis, tiga
orang di antaranya meninggal (dan di Yogyakarta tanggal 28 Januari 2014 seorang kawan dan sahabat saya Anton Suparyanto telah meninggal dunia karena virus ini). Gejala leptospirosis hampir sama dengan DBD. Suhu
badan panas selama 2-10 hari, menggigil, sakit kepala dan otot pada betis serta
mata tampak merah atau kekuning-kuningan.
I. Apa Itu
Lestospirosis
Leptospirosis
sesungguhnya tergolong penyakit hewan yang bisa menjangkiti manusia juga, atau
disebut zoonosis. Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi
bakteri Leptospira berbentuk spiral yang menyerang hewan dan manusia dan dapat
hidup di air tawar selama lebih kurang 1 bulan. Tetapi dalam air laut, selokan
dan air kemih yang tidak diencerkan akan cepat mati.
II. Sumber
Penularan
Hewan yang
menjadi sumber penularan adalah tikus (rodent), babi, kambing, domba, kuda,
anjing, kucing, serangga, burung, kelelawar, tupai dan landak. Sedangkan
penularan langsung dari manusia ke manusia jarang terjadi.
III. Cara Penularan
Manusia
terinfeksi leptospira melalui kontak dengan air, tanah atau tanaman yang telah
dikotori oleh air seni hewan yang menderita leptospirosis. Bakteri masuk ke
dalam tubuh manusia melalui selaput lendir (mukosa) mata, hidung, kulit yang
lecet atau atau makanan yang terkontaminasi oleh urine hewan terinfeksi
leptospira. Masa inkubasi selama 4 - 19 hari.
IV. Gejala Klinis
1. Stadium
Pertama
Demam
menggigil
Sakit kepala
Malaise
Muntah
Konjungtivitis
Rasa nyeri
otot betis dan punggung
Gejala-gejala
diatas akan tampak antara 4-9 hari
Gejala yang
Kharakteristik
Konjungtivitis
tanpa disertai eksudat serous/porulen (kemerahan pada mata)
Rasa nyeri
pada otot-otot
2. Stadium
Kedua
Terbentuk anti
bodi di dalam tubuh penderita
Gejala yang
timbul lebih bervariasi dibandingkan dengan stadium pertama
Apabila demam
dengan gejala-gejala lain timbul kemungkinan akan terjadi meningitis.
Stadium ini
terjadi biasanya antara minggu kedua dan keempat.
V. Komplikasi
Leptospirosis
Pada hati :
kekuningan yang terjadi pada hari ke 4 dan ke 6
Pada ginjal :
gagal ginjal yang dapat menyebabkan kematian.
Pada jantung :
berdebar tidak teratur, jantung membengkak dan gagal jantung yang dapat
mengikabatkan kematian mendadak.
Pada paru-paru
: batuk darah, nyeri dada, sesak nafas.
Perdarahan
karena adanya kerusakan pembuluh darah dari saluran pernafasan, saluran
pencernaan, ginjal, saluran genitalia, dan mata (konjungtiva).
Pada kehamilan
: keguguran, prematur, bayi lahir cacat dan lahir mati.
VI. Pencegahan
Membiasakan
diri dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Menyimpan
makanan dan minuman dengan baik agar terhindar dari tikus.
Mencucui
tangan dengan sabun sebelum makan.
Mencuci
tangan, kaki serta bagian tubuh lainnya dengan sabun setelah bekerja di sawah/
kebun/sampah/tanah/selokan dan tempat-tempat yang tercemar lainnya.
Melindungi
pekerja yang berisiko tinggi terhadap leptospirosis (petugas kebersihan,
petani, petugas pemotong hewan, dan lain-lain) dengan menggunakan sepatu bot
dan sarung tangan.
Menjaga
kebersihan lingkungan
Membersihkan
tempat-tempat air dan kolam renang.
Menghindari
adanya tikus di dalam rumah/gedung.
Menghindari
pencemaran oleh tikus.
Melakukan
desinfeksi terhadap tempat-tempat tertentu yang tercemar oleh tikus
Meningkatkan
penangkapan tikus.
Sahabat
Jagalah dirimu dan Keluargamu dari penyakit virus kencing tikus dan virus
kawazaki..... sangat berbahaya dan mematikan. Pengobatannyapun sangat mahal.
Apakah
penyebab Penyakit Kawasaki ?
Hingga saat
ini penyebabnya belum diketahui. Banyak peneliti berpendapat mungkin akibat
infeksi
(virus atau
bakteri). Terdapat kecenderungan kearah faktor herediter/keturunan sehingga
misalnya
lebih sering
ditemukan pada keturunan Jepang. Saat ini tidak ada bukti bahwa penyakit ini
bisa
menular.
Apakah tanda
dan gejala Penyakit Kawasaki ?
Pertama timbul
demam dan rewel.Demam timbul cepat dan naik turun dari sedang (101 – 104 F)
sampai tinggi
( di atas 104 F). Kelenjar getah bening di salah satu sisi leher membengkak.
Ruam atau
bercak merah biasanya timbul pada fase awal penyakit, pada beberapa pasien
banyak di
sekitar
selangkangan. Sering warnanya merah terang, dapat berbatas tegas dengan
berbagai ukuran
atau beberapa
ruam menyatu menjadi besar. Demam naik turun bisa selama 3 minggu. Peradangan
pada kedua
mata (mata merah) biasanya tanpa kotoran, timbul pada minggu pertama masa
sakit.
Lidah menjadi
merah dan timbul bintil bintil, dikenal sebagai lidah stroberi karena mirip
biji pada
buah stroberi.
Bibir menjadi kering dan pecah, sering berwarna merah. Selaput lendir mulut
menjadi
lebih merah.
Telapak tangan
dan telapak kaki menjadi merah. Tangan dan kaki dapat membengkak. Kadang
kadang terjadi
leher kaku (kaku kuduk). Akibat berbagai gejala dan tanda ini anak jadi rewel
dan
merasa tidak
nyaman.
Saat demam
mereda , ruam, mata merah dan pembesaran kelenjar getah bening turut
menghilang.
Kulit mulai
mengelupas di sekitar jari tangan dan kaki, biasanya mulai minggu ketiga.
Pengelupasan
ini bisa berbentuk potongan potongan besar atau satu buah saja. Lutut, pinggul
dan mata kaki
makin meradang
dan nyeri. Kadang kadang nyeri sendi dan peradangan menetap walaupun gejala
lain sudah hilang. Pada fase
penyembuhan
timbul garis melintang di kuku jari kaki dan jari tangan yang dapat berlangsung
selama
beberapa bulan sampai kuku tersebut hilang.
Bagaimana
seorang dokter menentukan bahwa seseorang anak terkena Penyakit Kawasaki ?
Dokter
mendiagnosis Penyakit Kawasaki setelah memeriksa anak dengan teliti, melihat
tanda dan
gejala yang
timbul. Dokter juga akan menyingkirkan kemungkinan penyakit lain yang memberi
gejala
dan tanda yang
mirip penyakit Kawasaki. Pemeriksaan darah untuk melihat adanya anemia,
peningkatan
jumlah sel darah putih serta peningkatan laju endap darah yang menandakan
adanya
peradangan
pembuluh darah. Peningkatan trombosit, suatu unsur yang penting bagi pembekuan
darah juga
dapat dijumpai. Pemeriksaan urin bisa menunjukkan adanya sel darah putih. Pada
pemeriksaan
EKG (elektrokardiogram) dapat ditemukan irama jantung yang tidak teratur, serta
tanda lain
yang menunjukkan keterlibatan jantung. Ekokardiografi (USG jantung) perlu
dilakukan
untuk melihat
kelainan jantung dan pembuluh darah jantung (arteri koroner).
Bagaimana
pengobatan Penyakit Kawasaki ?
Pengobatan
terpilih adalah pemberian gamaglobulin (fraksi protein darah manusia) dosis
tinggi yang
diberikan
secara intravena. Obat ini paling efektif dalam mengurangi peradangan dan mencegah
kerusakan
arteri koroner jika diberikan dalam 10 hari pertama sakit. Juga diberikan
aspirin dosis
tinggi pada
awal fase akut sampai demam reda.
Komplikasi
akibat pengobatan jarang terjadi. Virus seperti HIV (virus AIDS) tidak dapat
ditularkan
melalui infus
gamaglobulin. Virus hepatitis C pernah ditularkan melalui infus gamaglobulin
namun
produk ini
sudah ditarik dari pasaran. Kadang selama pemberian infus ini dapat terjadi
sedikit
demam dan
menggigil. Namun hal ini dapat diatasi dengan menghentikan sementara dan
pemberian
antihistamin.
Dosis tinggi aspirin kadang dapat mengakibatkan nyeri perut, perdarahan saluran
cerna
dan telinga
berdengung. Jika timbul gejala ini maka aspirin perlu dihentikan. Sindrom Reye
merupakan
komplikasi yang jarang dan terjadi jika pasien yang sedang mendapat aspirin
dosis tinggi
terserang
virus cacar air atau influenza. Dosis rendah aspirin tidak berhubungan dengan
sindrom
Reye.
Jika pada
pemeriksaan ditemukan adanya aneurisma (pelebaran segmen arteri koroner) atau
kalainan jantung
/ pembuluh darah yang lain, pengobatan baik secara medis maupun tindakan
bedah mungkin
diperlukan. Dokter anda mungkin akan meminta ahli jantung untuk memantau
selama
beberapa tahun setelah penyembuhan Penyakit Kawaski.
By:
iwannawiwani
On 16.49
Sekilas tentang Tin
Sebagian orang percaya kalau buah tiin (Ficus carica) adalah buah suci
dari taman surgawi. Sedangkan literatur sejarah mencatat kalau buah
tiin berasal dari Arab dan sudah ada semenjak 4000 tahun sebelum
masehi. Sekarang pohon tiin telah banyak tumbuh dan dibudidayakan
secara moderen di negara-negara Timur Tengah, daerah Mediterania
bahkan di Indonesia.
Mentah-Matang Sama Lezatnya
Buah tiin muda berwarna kehijauan, seiring dengan matangnya buah, warna kulit akan berubah menjadi ungu kehitaman. Buah muda biasanya dikonsumsi sebagai olahan sayur, dimasak dengan aneka daging atau campuran selada. Jika sudah tua dan matang sangat lezat dikonsumsi sebagai buah meja. Di Timur Tengah maupun Eropa, tiin termasuk buah mewah dan sangat mahal. Dulunya hanya dikonsumsi kalangan bangsawan atau di saat acara-acara istimewa. Seiring dengan majunya teknologi pertanian, kini buah tiin makin mudah didapat dengan harga yang relatif lebih terjangkau.
Di negara-negara Eropa, buah tiin lebih popular dengan sebutan buah fig. Sepintas buah ini memiliki rasa dan aroma yang mirip dengan jambu biji. Aromanya harum semerbak, teksturnya empuk, rasanya keset, manisnya sedang, sedikit mengandung air dan berbiji banyak. Jika kita mengunyahnya, di dalam rongga mulut akan timbul sensasi menyenangkan karena biji-biji kecilnya yang tergigit. Selain sebagai buah meja, tiin juga sangat lezat dijadikan juice, campuran pudding, isi cake, manisan kering atau dikalengkan dalam sirup gula. Tingginya kandungan pectin, menjadikan buah ini sangat cocok dijadikan sebagai bahan baku selai, jelly, jam, maupun marmalade dengan rasa lezat dan keharuman semerbak.
Gizi terkandung dan Manfaatnya
Berdasarkan penelitian California Fig Nutritional Information, buah tiin mengandung serat (dietary fiber)yang sangat tinggi. Setiap 100 gr buah tiin kering terkandung 12.2 g serat sedangkan appel hanya mengandung 2.0g dan jeruk 1.9g. Para Pakar kesehatan sangat menganjurkan untuk mengkonsumsi tiin secara teratur. Selain dapat membantu membersihkan racun di dalam tubuh, serat terkandung juga mampu mencegah kanker kolon dan penyakit degeneratif lainnya.
Hasil Riset Universitas Rutgers di New Jersey lain lagi. Penelitian Rutgers membuktikan kalau buah tiin mengandung antioksidan yang dapat mengikat senyawa karsinogen penyebab kanker. Tiin juga mengandung asam lemak tak jenuh yang dibutuhkan bagi kesehatan, diantaranya omega-3 dan omega-6. lemak ini terbukti berperan dalam pencegahan penyakit jantung koroner. Kelebihan yang lain, buah tiin rendah lemak, rendah sodium, rendah kalori dan bebas kolesterol sehingga sangat cocok dikonsumsi para penderita diabetes mellitus.
Keistimewaan buah ini tidak berhenti sampai di sini. Beragam vitamin dan mineral bermanfaat terkandung di dalamnya. Setiap 100g buah tiin mengandung vitamin A sebanyak 9.76 IU, vitamin C, 0.68 mg, kalsium, 133.0 mg dan zat besi, 3.07mg. Vitamin dan mineral ini sangat diperlukan tubuh untuk menjaga dan memelihara kesehatan organ tubuh kita. Sungguh “si mungil” yang kaya manfaat!
Mentah-Matang Sama Lezatnya
Buah tiin muda berwarna kehijauan, seiring dengan matangnya buah, warna kulit akan berubah menjadi ungu kehitaman. Buah muda biasanya dikonsumsi sebagai olahan sayur, dimasak dengan aneka daging atau campuran selada. Jika sudah tua dan matang sangat lezat dikonsumsi sebagai buah meja. Di Timur Tengah maupun Eropa, tiin termasuk buah mewah dan sangat mahal. Dulunya hanya dikonsumsi kalangan bangsawan atau di saat acara-acara istimewa. Seiring dengan majunya teknologi pertanian, kini buah tiin makin mudah didapat dengan harga yang relatif lebih terjangkau.
Di negara-negara Eropa, buah tiin lebih popular dengan sebutan buah fig. Sepintas buah ini memiliki rasa dan aroma yang mirip dengan jambu biji. Aromanya harum semerbak, teksturnya empuk, rasanya keset, manisnya sedang, sedikit mengandung air dan berbiji banyak. Jika kita mengunyahnya, di dalam rongga mulut akan timbul sensasi menyenangkan karena biji-biji kecilnya yang tergigit. Selain sebagai buah meja, tiin juga sangat lezat dijadikan juice, campuran pudding, isi cake, manisan kering atau dikalengkan dalam sirup gula. Tingginya kandungan pectin, menjadikan buah ini sangat cocok dijadikan sebagai bahan baku selai, jelly, jam, maupun marmalade dengan rasa lezat dan keharuman semerbak.
Gizi terkandung dan Manfaatnya
Berdasarkan penelitian California Fig Nutritional Information, buah tiin mengandung serat (dietary fiber)yang sangat tinggi. Setiap 100 gr buah tiin kering terkandung 12.2 g serat sedangkan appel hanya mengandung 2.0g dan jeruk 1.9g. Para Pakar kesehatan sangat menganjurkan untuk mengkonsumsi tiin secara teratur. Selain dapat membantu membersihkan racun di dalam tubuh, serat terkandung juga mampu mencegah kanker kolon dan penyakit degeneratif lainnya.
Hasil Riset Universitas Rutgers di New Jersey lain lagi. Penelitian Rutgers membuktikan kalau buah tiin mengandung antioksidan yang dapat mengikat senyawa karsinogen penyebab kanker. Tiin juga mengandung asam lemak tak jenuh yang dibutuhkan bagi kesehatan, diantaranya omega-3 dan omega-6. lemak ini terbukti berperan dalam pencegahan penyakit jantung koroner. Kelebihan yang lain, buah tiin rendah lemak, rendah sodium, rendah kalori dan bebas kolesterol sehingga sangat cocok dikonsumsi para penderita diabetes mellitus.
Keistimewaan buah ini tidak berhenti sampai di sini. Beragam vitamin dan mineral bermanfaat terkandung di dalamnya. Setiap 100g buah tiin mengandung vitamin A sebanyak 9.76 IU, vitamin C, 0.68 mg, kalsium, 133.0 mg dan zat besi, 3.07mg. Vitamin dan mineral ini sangat diperlukan tubuh untuk menjaga dan memelihara kesehatan organ tubuh kita. Sungguh “si mungil” yang kaya manfaat!
By:
iwannawiwani
On 10.13
TEH DAUN TIN
TEH DAUN TIN 081336730252 Bp. H. Sapran Siswowijoto. SH
Dipetik dari pohon tin , tanaman yang tercantum dalam Al Qur'an surat At Tin . sebagian khasiat teh daun tin adalah dapat menurunkan kadar trigliserida tubuh,Melancarkan buang air kecil untuk penderita kencing batu ,menurunkan resiko OBESITAS ,Bermanfaat untuk gangguan kardiovaskular, kanker dan darah tinggi,cocok untuk terapi penderita asam urat ,serta tambahan Insulin untuk penderita Diabetes
Atau
UD. SAKINAH
Jl. PB. Sudirman 5 C
Situbondo
Dipetik dari pohon tin , tanaman yang tercantum dalam Al Qur'an surat At Tin . sebagian khasiat teh daun tin adalah dapat menurunkan kadar trigliserida tubuh,Melancarkan buang air kecil untuk penderita kencing batu ,menurunkan resiko OBESITAS ,Bermanfaat untuk gangguan kardiovaskular, kanker dan darah tinggi,cocok untuk terapi penderita asam urat ,serta tambahan Insulin untuk penderita Diabetes
Atau
UD. SAKINAH
Jl. PB. Sudirman 5 C
Situbondo
By:
iwannawiwani
On 10.11
Manfaat dan Khasiat Buah Tin ( Ara / Figs ) Buah Surga
Berikut berbagai manfaat kesehatan buah tin/ara/fig yang kami kompilasi secara ringkas dari berbagai sumber, tentunya penelitian yang dilakukan oleh para ahli kesehatan di berbagai benua. Selamat membaca khasiat dahsyatnya!
By:
iwannawiwani
On 09.03
Langganan:
Postingan (Atom)



